Kontak Person : Dai Hui
Nomor telepon : 029-89298176

Pengeboran Xingtong Bit 8 1/2 XHR S 4164 A ((24058)

Tempat asal Cina
Nama merek XINGTONG
Sertifikasi API、ISO 9001
Nomor model 8 1/2 XHR S 4164 A(24058)
Dokumen 8 1.2 XHR S 4164 A(24059).pdf
Kuantitas min Order 1 Potong (MOQ)
Harga Bisa dinegosiasikan
Kemasan rincian Paket Ekspor Standar
Waktu pengiriman 15-45 hari
Syarat-syarat pembayaran L/C,D/A,D/P,T/T,Western Union
Menyediakan kemampuan Pasokan dan dukungan yang stabil untuk kustomisasi massal
Detail produk
Kelas Pemotong GI Kode IADC S222
Tipe tubuh baja Menghadapi 27
Mengukur 32 Updrill 12
Jenis & Hitungan Nozzle M*6 Rasio Area Alur Penghapusan Chip 63%
Koneksi API 4-1/2REG Make-up tq 17.0-26.4KN.m
Panjang pengukur 58mm Panjang make-up 293mm
Perkiraan berat pengiriman 40KG Berat Bit yang Direkomendasikan(Maksimal yang Dapat Diterima) 14-16T(133T)
Total luas aliran 582mm^2
Menyoroti

Mata bor PDC ukuran 8 1/2

,

mata bor PDC Xingtong XHR S

,

mata bor PDC model 4164 A

Tinggalkan pesan
Deskripsi Produk

Penentuan posisi

Seri XHR adalah mata bor RPM tinggi yang dirancang untuk pengeboran berkecepatan tinggi dalam formasi lunak. Dalam operasi yang bertujuan untuk mencapai tingkat penetrasi (ROP) yang lebih tinggi dalam formasi lunak, mata bor XHR memanfaatkan konfigurasi geometri gigi yang unik dan optimalisasi hidraulik untuk menghasilkan pemecahan batuan yang efisien dan penghilangan potongan secara cepat, sehingga meningkatkan kecepatan pengeboran secara signifikan.


Ikhtisar Teknis

1. Cocok untuk pengeboran berkecepatan tinggi dalam formasi lunak.
2. Optimalkan gigi potong yang bentuknya tidak beraturan dalam matriks hibrida untuk meningkatkan efisiensi pemecahan batu sekaligus meningkatkan kecepatan pengangkutan stek.
3. Nozel dan saluran aliran yang dioptimalkan melalui desain CFD menghasilkan efisiensi pengangkutan stek yang lebih tinggi selama pengeboran kecepatan tinggi.
4. Badan baja berkekuatan tinggi memungkinkan ketebalan bilah pemotong lebih tipis, sehingga mencegah gangguan di bagian belakang bilah selama laju pengeboran mekanis yang tinggi.


Kondisi Pengoperasian yang Berlaku

Interval pengeboran dalam formasi lunak hingga sedang-keras yang memerlukan penetrasi yang dipercepat, yang tujuannya adalah untuk mencapai laju pengeboran mekanis setinggi mungkin.